Breaking News

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Muaro Jambi, Resmi Menutup Kegiatan O2SN, FLS3N dan PKPS Jenjang SD/SMP.







Infonewskito.com - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muaro Jambi, Dr. Kasyful Iman S.Pdi, M.Pdi, menutup kegiatan Olympiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) dan Pekan Kreatifitas Prestasi Siswa (PKPS) jenjang SD, SMP tingkat Kabupaten Muaro jambi.                                                  Penutupan kegiatan ini berlangsung di halaman upacara kantor Disdikbud pada hari Kamis (07/05-2026). Dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan O2SN, FLS3N dan PKPS jenjang SD dan SMP ini bukan hanya sekedar dilaksanakan, tapi merupakan ajang motivasi siswa untuk berprestasi, sekaligus juga ajang silaturrahmi antar guru, siswa dan insan pendidikan di kabupaten Muaro Jambi.    “Melalui (O2SN),  FLS3N dan PKPS jengjang SD/SMP tingkat Kabupaten Muaro Jambi Tahun 2026, Pemerintah mempunyai komitmen yang kuat untuk meningkatkan pembudayaan olahraga dan pembibitan atlit di menuju prestasi nasional, “ imbuhnya.

“Pengembangan dan pembinaan olahraga perlu dilakukan melalui langkah-langkah konseptual, terencana, terarah dan berkesinambungan , dengan harapan dapat meningkatkan kondisi kesehatan jasmani siswa di sekolah, sehingga dapat menunjang peningkatan kualitas akademis”, tambahnya.

Penutupan O2SN ini, para Petinggi Disdikbid dan para Korwil Kecamatan, Para Kepsek dan pimpinan Kontingen.

Dalam penutupan kegitan O2SN, FLS3N dan PKPS ini, Kepala Dinas Dikbud berharap agar para atlet muda berbakat yang telah menjadi pemenang dapat terus berlatih mengembangkan potensi yang dimiliki sesuai dengan cabang olahraganya masing-masing, serta mempersiapkan diri untuk mewakil Kabupaten Muaro Jambi, pada kegiatan O2SN dan FLS3N tingkat Provinsi JambiTahun 2006 ini.                                                                                 Kemudian diakhir penyerahan pemenang lomba, Kadis mengungkapkan kekecewaannya kepada seluruh insan pendidikan. Pasalnya, disaat mengumumkan para pemenang lomba yang bersangkutan tidak ada ditempat

Untuk kedepannya ia mengingatkan, baik kepada Para kepsek maupun kepada peserta lomba. Bagi Kepala Sekolah yang tidak hadir pada penyerahan tropi, maka saya ganti kepala sekolah yang bersangkutan, bagi peserta lomba yang tidak hadir pada saat pengumuman  pemenang, maka pemenangnya di nyatakan Pas Up, bahkan bisa dibatalkan pemenangnya.            " Ya, saya ganti Kepala Sekolahnya yang mematuhi hal ini, di batal pemenangnya bagi peserta lomba yang tidak ada di tempat "tegas Kadis (az)     

0 Komentar

© Copyright 2025 - INFONEWSKITO