infonewskito.com– Wakil Bupati Muaro Jambi, Junaidi, H. Mahir menjadi inpektur upacara sekaligus membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikfasmen) RI Abdul Mu'ti. Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026 berlangsung dilapangan Kantor Bupati Muaro Jambi, Bukit Cinto Kenang pada hari Senin (04/05-26). Peringatan Hari Pendidikan Nasional ke-78 tahun 2026 ini melatakan dasar dan nilai dengan sistem among asah (ilmu) asih (kasih sayang) dan asuh (pendampingan, pembinaan). Sesuai dengan amanat undang-undang 1945 dan undang-undang sistem Pendidikan Nasional nomor 20 tahun 2003, pendidikan pada hakikatnya adalah proses mencerdaskan kehidupan, membangun watak dan peradaban bangsa. Adapun tema Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 yang dirilis oleh Kemendikdasmen adalah " Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua." Tema ini menekankan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, pemerintah, keluarga, dan sektor swasta untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif, merata, dan berkualitas. Upacara yang dipimpin oleh Wakil Bupati Muaro Jambi, Junai H Mahir, dihadiri jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Porkopimda)seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Muaro Jambi. Tidak hanya unsur pemerintahan perwakilan Kepala Sekolah dan Guru serta pelajar dari berbagai jenjang turut dengan penuh antusias mengikuti kegiatan upacara. Dalam amanahnya, Wabup membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) yang menitik beratkan pada keberlanjutan gerakan merdeka belajar. Momen Hardiknas tahun ini dipandang sebagai titik krusial, untuk mengakselerasi kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya di bumi Sailun Salimbai. "Pendidikan adalah kunci utama pembangunan daerah. Melalui peringatan ini, kita perkuat kometmen untuk menciptakan ekosistem belajar yang inklusif bagi generasi Muaro Jambi,"tuturnya. Peringatan Hardiknas 2026 ini diharapkan tidak sekedar di jadikan seremonial tahunan, namun dapat pemicu semangat seluruh pemangku kepentingan pendidikan di kabupaten Muaro Jambi, untuk terus berinovasi dalam melahirkan generasi emas dimasa depan. (Az)

0 Komentar